Malang, Kenyamanan di Sini

Mendadak ingin pergi ke kota Malang. Betul, entah kerasukan apa aku ini. Minggu pagi aku berangkat dengan kereta ekonomi yang super murah (bukan super cepat). Cuma Rp 4.000 dan dengan perjalanan sekitar 2 jam kalian sudah bisa sampai di sana. Maaf, aku belum mengatakan darimana aku berangkat. Surabaya kawan. Dari Stasiun Wonokromo aku berangkatnya. Aku berangkat ke sana seorang diri karena tujuanku memang untuk melakukan perjalanan spiritual karena saking stressnya kepalaku berkutat dengan rutinitas kuliahku di Surabaya :D , yang pada akhirnya ketika sampai di rumah saudaraku, tempat aku menginap, betapa bahagianya karena rumahnya jauh dari ingar bingar kota, tepat di sebelah timurnya terbentang persawahaan terasering mirip yang pernah kalian lihat di Bali. Menakjubkannya lagi aku bisa menikmati udara segarnya dengan duduk di sebuah pondok bambu di pinggir sawah, yang dibangun oleh warga buat poskamling, sambil makan rujak buah. Ehm, istimewah sekali Kota Malang in kawan. Meskipun kau pergi ke tengah kotanya kau tidak akan merasakan seperti sedang di bengkel yang penuh suara bising dan bau knalpot yang mencekikmu, di sini langit-langitnya di tutup oleh daun-daun dari pohon-pohon besar di sepanjang jalan. Kau bakal melewati banyak taman dengan tanaman yang menyegarkan mata.

Tapi satu hal yang menarik perhatianku di sana, yaitu pada saat aku masuk di lingkungan kampus Universitas Brawijaya. Gila parah, kawan. Di kampus ini seperti masuk ke sebuah hotel di Bali yang untuk mencapai loby-nya kau harus melewati jalanan yang teduh dan penuh tanaman dan pepohonan yang menyegarkan. Sehingga setiap sudut kampus ini sangat nyaman dibuat untuk membaca, nyiapin contekan, atau sekedar nokrong dengan gengmu. Sepertinya seluruh kampus di Indonesia harus dibangun seperti Unibraw ini sebagai standar pembangunan tempat belajar yang dapat mengendorkan saraf otakmu yang tegang akibat berkutat dengan hal-hal seperti metana, oracle, dan pajak. Dan aku bakal bisa betah seharian di kampus kayaknya. Great for Unibraw and Malang.

NB: Bikin ngiri. C’mon Pak rektorku, bangun ulang kampusmu kita ini seperti Unibraw supaya bisa dibilang benar-benar kampus hijau, bukan hanya tertulis ‘kampus hijau’. Itu kan palsu. :)

PENTING: Kenyamanan lingkungan dapat mempengaruhi mood belajarmu, lho. Betul nggak?

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Theme: Esquire by Matthew Buchanan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.